Judul : Uji Aktivitas Antiinflamasi pada Daun Kelor (Moringa oleifera L.) dengan Metode Stabilisasi Membran Sel Darah Merah. Kelor (Moringa oleifera L.) merupakan tanaman yang banyak digunakan dalam pengobatan tradisional. Analisis fitokimia ekstrak tanaman kelor mengungkapkan
Alifia zahra Fachruniza Evi Liliek Wulandari Siti Munawaroh Universitas Sebelas Maret Abstract ABSTRAK Diabetes Mellitus (DM) tipe 2 merupakan penyakit kronik dengan peningkatan kadar gula darah
a. Mengidentifikasi bagaimana kandungan gizi daun kelor sebagai bahan makanan tambahan (PMT) balita. b. Menganalisis bentuk-bentuk pengolahan daun kelor sebagai PMT balita. c. Mengetahui efektifitas daun kelor dalam pemenuhan masalah gizi pada balita.
Hasil studi fitokimia daun kelor (Moringa oleifera) menyebutkan bahwa daun kelor mengandung senyawa metabolit sekunder flavonoid, alkaloid, phenols yang juga dapat menghambat aktivitas bakteri. Komposisi dan konsentrasi senyawa fitokimia mengalami perubahan selama pertumbuhan tanaman.
Saran kepada para ibu menyusui tentang upaya meningkatkan produksi ASI melalui konsumsi ekstrak daun kelor, menambah informasi dan pengetahuan serta dapat juga dengan cara mengkonsumsi ekstrak daun kelor sebagai sayur bening, urap sehingga diharapkan dapat meningkatkan pemberian ASI secara eksklusif hingga bayi berusia 6 bulan. References
rRMbN.
karya tulis ilmiah tentang daun kelor