Tujuanutama dari Routing antar Virtual LAN (VLAN) adalah meneruskan traffic dari antar VLAN artinya menhubungkan dua buah VLAN yang berbeda no ID-nya. Sebagaimana kita tahu jika VLAN membagi sebuah jaringan menjadi beberapa segmen dan broadcast domain, dimana paket data tidak akan diteruskan ke VLAN yang bukan tujuannya.
LANyang menggunakan Switch untuk berkomunikasi di jaringan maka disebut dengan Switched LAN atau dalam fisik ethernet jaringan disebut dengan Switched Ethernet LANs. Switch adalah perangkat jaringan yang bekerja di lapisan data-link, mirip dengan bridge, switch bekerja atas dasar informasi MAC address.
Jaringanyang dibentuk dari sejumlah switch yang saling berhubungan disebut "collapsed backbone." Kami menunjukkan sebelumnya bahwa stasiun pada dua VLAN yang berbeda dapat com-municate hanya melalui router. Router biasanya terhubung ke salah satu port switch (Gambar 1). router ini kadang-kadang disebut sebagai router satu-bersenjata karena
1 Mempunyai pesat data yang lebih tinggi. 2. Meliputi wilayah geografi yang lebih sempit. 3. Tidak membutuhkan jalur telekomunikasi yang disewa dari operator telekomunikasi. Biasanya salah satu komputer di antara jaringan komputer itu akan digunakan menjadi server yang mengatur semua sistem di dalam jaringan tersebut. 2.
Inter - vlan routing adalah membuat routing antar vlan supaya bisa saling berhubungan dengan menambahkan sebuah router. Dan menempatkan salah satu switch lainnya sebagai mode client agar si switch itu dapat menerima VLAN yang ada di switch server. Jadi secara otomatis VLAN itu dibroadcast kepada switch yang bertindak sebagai mode client
PqlhbsS. VLAN VIRTUAL LAN PENGERTIAN VLAN Virtual LAN atau disingkat VLAN merupakan sekelompok perangkat pada satu LAN atau lebih yang dikonfigurasikan menggunakan perangkat lunak pengelolaan sehingga dapat berkomunikasi seperti halnya bila perangkat tersebut terhubung ke jalur yang sama, padahal sebenarnya perangkat tersebut berada pada sejumlah segmen LAN yang berbeda. Vlan dibuat dengan menggunakan jaringan pihak ke tiga. VLAN merupakan sebuah bagian kecil jaringan IP yang terpisah secara logik. VLAN memungkinkan beberapa jaringan IP dan jaringan-jaringan kecil subnet berada dalam jaringan switched switched yang sama. Agar computer bisa berkomunikasi pada VLAN yang sama, setiap computer harus memiliki sebuah alamat IP dan Subnet Mask yang sesuai dengan VLAN tersebut. Switch harus dikonfigurasi dengan VLAN dan setiap port dalam VLAN harus didaftarkan ke VLAN. Sebuah port switch yang telah dikonfigurasi dengan sebuah VLAN tunggal disebut sebagai access port. Sebuah VLAN memungkinkan seorang Administrator untuk menciptakan sekelompok peralatan yang secara logic dihubungkan satu sama lain. Dengan VLAN, kita dapat membagi jaringan switch secara logik berdasarkan fungsi, departemen atau project team . Keuntungan Menggunakan VLAN Keamanan data dari setiap divisi dapat dibuat tersendiri, karena segmennya bisa dipisah secara logika. Lalu lintas data dibatasi segmennya. Departemen yang memiliki data sensitive terpisah dari jaringan yang ada, akan mengurangi peluang pelanggaran akses ke informasi rahasia dan penting. Penghematan biaya dihasilkan dari tidak diperlukannya biaya yang mahal untuk Upgrades Jaringan dan efisiensi penggunaan Bandwidth dan Uplink yang tersedia. Dengan membagi jaringan layer 2 menjadi beberapa worksgroup secara logik broadcast domain mengurangi trafik yang tidak diperlukan pada jaringan dan meningkatkan performa. Broadcast storm mitigation Pembagian jaringan ke dalam VLAN-VLAN akan mengurangi banyaknya device yang berpartisipasi dalam pembuatan broadcast storm. Hal ini terjadinya karena adanya pembatasan broadcast domain. Improved IT staff efficiency Dengan VLAN pengelolaan jaringan lebih mudah, karena user-user dengan kebutuhan jaringan yang sama berbagi VLAN yang sama Simpler project or application management VLAN menggabungkan para pengguna jaringan dan peralatan jaringan untuk mendukung perusahaan dan menangani permasalahan kondisi geografis. Memiliki fungsi-fungsi terpisah mempermudah pengelolaan sebuah project atau bekerja dengan aplikasi khusus. Jenis VLAN Berdasarkan perbedaan pemberian membership VLAN terbagi menjadi lima, yaitu Dengan melakukan konfigurasi pada port dan memasukkannya pada kelompok VLAN sendiri. Apabila port tersebut akan dihubungkan dengan beberapa VLAN maka port tersebut harus berubah fungsi menjadi port trunk VTP. Membership atau pengelompokan pada jenis ini didasarkan pada MAC Address. Tiap switch memiliki tabel MAC Address tiap komputer beserta kelompok VLAN tempat komputer itu berada. Karena VLAN bekerja pada layer 2 OSI maka penggunaan protokol IP dan IP Extended sebagai dasar VLAN dapat dilakukan. Selain bekerja pada layer 2, VLAN dapat bekerja pada layer 3, sehingga alamat subnet dapat digunakan sebagai dasar VLAN. Device atau komputer bisa diletakkan secara otomatis di dalam jaringan VLAN yang didasarkan pada autentifikasi user atau komputer menggunakan protokol VLAN ID Dua range VLAN ID adalah Normal Range VLAN 1 – 1005Nomor ID 1002 1005 dicadangkan untuk Token Ring dan FDDI 1, 1002 – 1005 secara default sudah ada dan tidak dapat disimpan di dalam file database VLAN, yaitu file ini disimpan dalam memori flash milkik trunking protocol VTP, yang membantu manajemen VLAN, hanya dapat bekerja pada normal range VLAN dan menyimpannya dalam file database Range VLANs 1006 – 4094Disimpan dalam NVRAM file running configuration.VTP tidak bekerja di sini. Terminologi VLAN Berikut ini terminologi di dalam VLAN VLAN Data adalah VLAN yang dikonfigurasi hanya untuk membawa data-data yang digunakan oleh user. Dipisahkan dengan lalu lintas data suara atau pun manajemen switch. Seringkali disebut dengan VLAN pengguna, User VLAN. Semua port switch pada awalnya menjadi anggota VLAN Default. VLAN Default untuk Switch Cisco adalah VLAN 1. VLAN 1 tidak dapat diberi nama dan tidak dapat dihapus. Native VLAN dikeluarkan untuk port trunking port trunking mendukung lalu lintas jaringan yang datang dari banyak VLAN tagged traffic sama baiknya dengan yang datang dari sebuah VLAN untagged traffic. Port trunking menempatkan untagged traffic pada Native VLAN. VLAN Manajemen adalah VLAN yang dikonfigurasi untuk memanajemen switch. VLAN 1 akan bekerja sebagai Management VLAN jika kita tidak mendefinisikan VLAN khusus sebagai VLAN Manajemen. Kita dapat memberi IP address dan subnet mask pada VLAN Manajemen, sehingga switch dapat dikelola melalui HTTP, Telnet, SSH, atau SNMP. VLAN yang dapat mendukung Voice over IP VoIP. VLAN yang dikhususkan untuk komunikasi data suara. Tipe Koneksi VLAN Tipe koneksi dari VLAN dapat di bagi menjadi 3 yaitu Trunk LinkAccess LinkHibrid Link Gabungan Trunk dengan Access Prinsip Kerja VLAN Berisi informasi tentang pengelompokan VLAN. Terdiri dari Static EntriesStatic Filtering Entries Mespesifisifikasikan apakah suatu data itu akan dikirim atau dibuang atau juga di masukkan ke dalam dinamic entriesStatic Registration Entries Mespesifisifikasikan apakah suatu data itu akan dikirim ke suatu jaringan VLAN dan port yang bertanggung jawab untuk jaringan VLAN tersebutDynamic EntriesDynamic Filtering Entries Mespesifisifikasikan apakah suatu data itu akan dikirim atau dibuangGroup Registration Entries Mespesifisifikasikan apakah suatu data yang dikirim ke suatu group atau VLAN tertentu akan dikirim/diteruskan atau Registration Entries Menspesifikasikan port yang bertanggung jawab untuk suatu jaringan VLAN Saat sebuah data dikirimkan maka harus ada yang menyatakan Tujuan data tersebut VLAN tujuan. Informasi ini diberikan dalam bentuk tag header, sehingga informasi dapat dikirimkan ke user tertentu saja user tujuan, didalamnya berisi format MAC Address. Jenis dari tag header Ethernet Frame Tag HeaderToken Ring and Fiber Distributed Data Interface FDDI tag header Networking Contoh Konfigurasi VLAN Static VLAN –port switch dikonfigurasi secara manual. SwUtamaconfig Terminal Enter configuration commands, one per line. End with CTRL/Z. Sw02configVLAN 20 Sw02config-vlannameVLAN_Mahasiswa Sw02config-vlanexit Sw02configInterface fastEthernet 0/4 Sw02config-ifswitchport mode access Sw02config-ifswitchport access VLAN 20 Mode ini digunakan secara luas di jaringan skala besar. Keanggotaan port Dynamic VLAN dibuat dengan menggunakan server khusus yang disebut VLAN Membership Policy Server VMPS. Dengan menggunakan VMPS, kita dapat menandai port switch dengan VLAN? secara dinamis berdasar pada MAC Address sumber yang terhubung dengan port. Voice VLAN – port dikonfigurasi dalam mode voice sehingga dapat mendukung IP phone yang terhubung. Sw02configVLAN 100 Sw02config-vlanname VLAN_Voice Sw02config-vlanexit Sw02configInterface fastEthernet 0/2 Sw02config-ifswitchport voice VLAN 100 LANGKAH MEMBUAT VLAN Silakan Kalian coba masuk ke switch Kita gunakan aplikasi simulasi cisco packet tracer baik dilaptop/komputer bisa juga kita gunakan aplikasi cisco packet tracer di android/IOS. Klik pada switch yang akan diconfigurasi terus masuk ke CLI… silakan lakukan konfigurasi dibawah ini, nama sama no vlan bisa kalian ubah sesuai keinginan. Switchconfigure terminal Switchconfigvlan NoVLAN Switchconfig-vlanname NamaVLAN contoh untuk membuat VLAN dengan ID nomor 30 nama smkn1panjalu, port fa 0/1, fa 0/2 dan VLAN ID 40 nama tkj port fa 0/3 dan fa 0/4. Caranya masuk switch yang akan dikonfigurasi ->cli Switch>enableSwitchconfigure terminal Switchconfigvlan 30Switchconfig-vlanname smkn1panjaluSwitchconfig-vlanint fa 0/1Switchconfig-ifswitchport access vlan 30Switchconfig-ifint fa 0/2Switchconfig-ifswitchport access vlan 30Switchconfig-ifexitSwitchconfigvlan 40Switchconfig-vlanname tkjSwitchconfig-vlanint fa 0/3Switchconfig-ifswitchport access vlan 40Switchconfig-ifint fa 0/4Switchconfig-ifswitchport access vlan 40Switchconfig-ifexitSwitchconfigendSwitch
1. Untuk menghubungkan switch dengan switch diperlukan kabel... 2. Berikut perintah untuk mengaktifkan password pada aplikas Cisco Packet Tracer adalah... secret password vlan brief fastethernet 3. Sekelompok perangkat pada satu LAN atau lebih yang dikonfigurasikan menggunakan perangkat lunak pengelolaan sehingga dapat berkomunikasi seperti halnya bila perangkat tersebut terhubung ke jalur yang sama, padahal sebenarnya perangkat tersebut berada pada sejumlah segmen LAN yang berbeda disebut...4. Berikut adalah keuntungan VLAN, kecuali... reduction storm mitigation IT staff efficiency Performance 5. Sebuah port switch yang telah dikonfigurasi dengan sebuah VLAN tunggal disebut... A. Switch C. Subnet Mask E. Access port B. Access Point D. IP 6. Segmentasi VLAN adalah... A. Kegiatan membagi suatu VLAN yang mempunyai banyak anggota kedalam beberapa VLAN yang berbeda. B. Kegiatan menyatukan suatu VLAN yang mempunyai banyak anggota kedalam beberapa VLAN yang berbeda. C. Kegiatan membagi suatu VLAN yang mempunyai banyak anggota kedalam beberapa VLAN yang sama. D. Kegiatan menyatukan suatu VLAN yang mempunyai banyak anggota kedalam beberapa VLAN yang sama. E. Kegiatan membagi dan menyatukan suatu VLAN yang mempunyai banyak anggota kedalam beberapa VLAN yang berbeda. 7. Kegiatan mensegmentasi VLAN bertujuan agar... A. Menambah Collison dan Bottleneck dalam suatu jaringan. B. Mengurangi Collison dalam suatu jaringan. C. Meungurangi Collison dan Bottleneck dalam suatu jaringan. D. Menambah Bottleneck dalam suatu jaringan. E. Mengurangi Bottlenect dalam suatu jaringan. 8. Suatu jenis komponen jaringan komputer yang digunakan untuk menghubungkan beberapa HUB dalam membentuk jaringan komputer merupakan pengertian dari... A. Router C. Access Point E. BRout B. Modem D. Switch 9. Untuk menghubungkan kabel console dengan switch sebaiknya menggunakan port... A. RS 232 C. Straight E. Crossover B. Console D. Port 10. Agar dapat mengkonfigurasi switch kita bisa menggunakan menu ... A. CLI C. Config E. Service/Software B. Desktop D. Physical 11. Untuk memberi nama pada switch menggunakan fungsi... A. Enable Password C. Hostname E. Switchport mode access B. Configure Termin D. Enable Secret 12. Untuk mengaktifkan kata secret pada perintah enable adalah fungsi dari... A. Configure Terminal C. Enable Password E. Do show vlan B. Enable Secret D. Hostname 13. Untuk mengatur switch dengan meremotkan pada PC disambungkan menggunakan kabel... A. Console C. Straight E. Telepon B. Crossover D. RS 232 14. Untuk melihat indikasi pada konfigurasi IP yang terpasang pada komputer dengan sistem operasi windows dengan perintah... A. Isconfig C. Ipconfig E. Configt B. Ifconfig D. Cpconfigs 15. Keunggulan menggunakan Vlan adalah... A. Tingakat keamanan rendah C. Sulit dibuat E. Mudah membuatnya B. Harga Mahal D. Sulit digunakan 16. Perintah yang dapat kita gunakan pada sistem CLI agar pc bisa masuk ke priviledge adalah... A. Enable C. Exit E. Password vlan D. Line console 17. Perintah untuk memberi nama pada VLAN adalah... A. vlan name C. vlan E. Semua salah B. name D. name vlan 18. Kepanjangan dari VLAN adalah... A. Virtual Local Arena Network B. Virtual Local Area Network C. Virtual Local Area National D. Virtual Line Area Network E. Virtual LAN Area Network 19. Untuk menghubungkan kabel console ke pc administrator sebaiknya menggunakan port... A. FastEthernet C. RS 232 E. HDMI D. Telepon 20. Dua buah switch yang saling berhubungan antar VLAN disebut... A. Trunking C. Config E. Secure Device Access B. Segmentasi D. Coding
Keuntungan dari VLAN jenis ini adalah apabila perangkat yang terhubung ke sebuah port diganti, makaswitch tidak memerlukan konfigurasi ulang karena perubahanMAC Address VLAN Berdasarkan MACAddress VLAN ini dikelompokkan berdasarkan MAC dari tiap workstation. Pembagian VLAN jenis ini dapat dilihat pada Tabel Tabel Pengelompokan VLAN berdasarkanMAC Address[14] Keuntungan dari VLAN jenis ini adalah switch dikonfigurasi berdasarkan MAC Address perangkat, sehingga apabila ada perangkat yang memiliki MAC Address yang sudah dikenal olehswitch, maka tidak memerlukan konfigurasi lagi. VLAN Berdasarkan Jenis Protokol VLAN jenis ini dikelompokkan berdasarkan tipe protokol yang terdapat pada headerdilayer2. Pembagian VLAN jenis ini dapat dilihat pada Tabel Tabel Pengelompokkan VLAN berdasarkan Tipe Protokol[14] VLAN jenis ini jarang digunakan karena pada saat ini hampir semua jaringan komputer menggunakan Protokol IP. Jenis-Jenis Koneksi VLAN Perangkat-perangkat yang terhubung pada VLAN dapat dihubungkan dengan beberapa cara. Perangkat-perangkat ini terdiri dari perangkat yang dipakai untuk VLAN, atau disebut juga VLAN-aware, dan perangkat yang tidak digunakan untuk VLAN, atau disebut VLAN-unawere. Adapun jenis koneksi pada VLAN adalah koneksi trunk trunk link, koneksi akses access link, dan koneksihybridhybrid link. Link Trunk Link menghubungkan perangkat VLAN-aware dan workstation[15]. Tiap frame pada Trunk Link harus memeliki header khusus agar dapat dikenali. Trunk Link antara 2 buahbridgedapat dilihat pada Gambar Gambar LinkAntara 2 buahBridgeyang VLAN-aware[15] Link Access Link menghubungkan perangkat VLAN-unaware ke port bridge/switch VLAN-aware[16]. Koneksi jenis ini dapat dilihat pada Gambar Gambar Linkantarabridgedan perangkat VLAN-unawere[16] Link Hybrid link merupakan kombinasi dari koneksi trunk danaccess. Pada koneksi ini terdapat perangkat VLAN-aware dan VLAN-unaware[17]. Koneksi dari hybrid linkdapat dilihat pada Gambar Switch Switch merupakan sebuah perangkat jaringan yang mempunyai tabel penerjemah yang secara otomatis membuat daftar MAC Address dari semua komputer yang terhubung dengannya[18]. Tabel ini disebut denganContent Addressable Memory Table CAM table. Switch yang baru dihubungkan ke sebuah jaringan belum memiliki daftar MAC Address dari perangkat-perangkat yang terhubung keport switch. Apabila ada sebuah host yang ingin berkomunikasi dengan host lainnya, frame yang akan dikirim berisi MAC Address tujuan 0xFFFFFFFFFFFFF. Alamat ini merupakan alamat default dari semua MAC Addressdarihostyang terhubung, sehingga setiaphostmenerimaframeini dan akan meresponframeyang dikirimkan dengan cara mengirimMAC Addressdari masing-masing mencatatMAC Addresske dalamCAM table, sehingga apabila pada saat proses pengiriman data selanjutnya dan MAC Address tujuan telah berada didaftar CAM Table, maka prosesbroadcastini tidak dilakukan lagi. Pada beberapa kasus, proses broadcast ini dapat menyebabkan seluruh jaringan tergangu karena tidak adabandwidth yang tersisa untuk aplikasi. Situasi ini disebut dengan broadcast storm. Metode kongfigurasi switch dikembangkan untuk mengurangi resiko broadcast storm. Switch dapat dihubungkan dengan komputer, laptop, atau perangkat switchlainnya. MenghubungkanSwitchdengan Komputer Menghubungkan switch ke komputer dapat dilakukan dengan menghubungkan komputer ke salah satu port dari switch dengan kabel tipe rollower. Jenis koneksi ini dipakai untuk melakukan konfigurasi switch. Cara menghubungkan switch dengan komputer Gambar MenghubungkanSwitchdengan Jaringan LAN Koneksi switch ke jaringan LAN membutuhkan spesifikasi dalam kabel dan konektor sehingga LAN dapat bekerja dengan optimal[19]. Jenis port dan kabel yang digunakan untuk menghubungkanswitchke LAN berbeda dengan konektor dan kabel yang digunakan untuk mengkonfigurasi switch. Koneksi fisik antara komputer dengan switch menggunakan kabel jenisstraight-throughterlihat pada Gambar Gambar Koneksi Menggunakan KabelStaraigh-Through[19] Router Routeradalah sebuah alat jaringan komputer yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau Internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagairouting[20]. Prosesroutingterjadi pada lapisan 3 Lapisan jaringan sepertiInternet Protocoldaristackprotokol tujuh-lapis OSI. FungsiRouter Router berfungsi sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Router berbeda dengan switch. Switch merupakan penghubung beberapa alat untuk membentuk suatuLocal Area Network LAN. Sebagai ilustrasi perbedaan fungsi dari routerdan switchmerupakan suatu jalanan, dan router merupakan penghubung antar jalan. Masing-masing rumah berada pada jalan yang memiliki alamat dalam suatu urutan tertentu. Dengan cara yang sama, switch menghubungkan berbagai macam alat, dimana masing-masing alat memiliki alamat IP sendiri pada sebuah LAN. Router sangat banyak digunakan dalam jaringan berbasis teknologi protokol TCP/IP, dan router jenis itu disebut juga dengan IP Router. Selain IP Router, ada lagi AppleTalk Router, dan masih ada beberapa jenisrouterlainnya. Internet merupakan contoh utama dari sebuah jaringan yang memiliki banyakrouter digunakan untuk menghubungkan banyak jaringan kecil ke sebuah jaringan yang lebih besar, yang disebut dengan internetwork, atau untuk membagi sebuah jaringan besar ke dalam beberapa subnetwork untuk meningkatkan kinerja dan juga mempermudah manajemennya. Router juga kadang digunakan untuk menghubungkan dua buah jaringan yang menggunakan media yang berbeda seperti halnya router wireless dapat menghubungkan komputer dengan menggunakan radio dan mendukung penghubungan komputer dengan kabel UTP, atau berbeda arsitektur jaringan, seperti halnya dariEthernetkeToken Ring. Router juga dapat digunakan untuk menghubungkan LAN ke sebuah layanan telekomunikasi seperti halnya telekomunikasi leased line atau Digital Subscriber Line DSL. Routeryang digunakan untuk menghubungkan LAN ke sebuah koneksi leased line seperti T1, atau T3, sering disebut sebagai access server. Sementara itu, router yang digunakan untuk menghubungkan jaringan lokal ke sebuah koneksi DSL disebut juga dengan DSL router. Router tersebut umumnya memiliki fungsi firewall untuk melakukan penapisan paket berdasarkan alamat sumber dan alamat tujuan paket tersebut, meski beberapa router tidak memilikinya. Router yang memiliki fitur penapisan paket disebut juga dengan packet-filtering router. Router umumnya memblokir lalu lintas data yang dipancarkan secara broadcast, sehingga dapat mencegah adanya broadcast storm yang mampu memperlambat kinerja jaringan. Jenis-JenisRouter Secara umum,routerdibagi menjadi dua buah jenis, yakni a. Static routerrouterstatis adalah sebuahrouter yang memiliki tabelroutingstatis yang diatur secara manual oleh para administrator jaringan. b. Dynamic router router dinamis adalah sebuah router yang memiliki dan membuat tabelroutingdinamis, dengan mendengarkan lalu lintas jaringan dan juga dengan saling berhubungan denganrouterlainnya. Packet Tracer Packet Tracermerupakansoftwareyang dapat digunakan untuk melakukan simulasi jaringan[21]. Setiap jaringan yang mengunakan Packet Tracer tentunya menggunakan beberaparoutingantara lain 1. Address Resolution Protocol Address Resolution ProtocolARP adalah sebuah protokol dalam TCP/IPProtocol Suite yang bertanggungjawab dalam melakukan resolusi alamat IP ke dalam alamat Media Access ControlMAC Address. ARP didefinisikan di dalam RFC 826[22]. 2. Enhanced Interior Gateway Routing Protocol Enhanced Interior Gateway routing ProtocolEIGRP adalah Cisco proprietary routing protokol longgar berdasarkan asal IGRP[23]. EIGRP merupakan routing protocol yang hanya di adopsi oleh router Cisco atau sering disebut sebagai proprietary protocol padaCisco. Dimana EIGRP ini hanya bisa digunakan sesama router Cisco saja. EIGRP ini sangat cocok digunakan untuk midsize dan large banyak sekali fasilitas yang diberikan pada protocol ini. EIGRP adalah lanjutan jarak vektor routing protokol, dengan optimasi untuk meminimalkan routingketidakstabilan yang terjadi setelah perubahan topologi, serta penggunaan dan pengolahan daya bandwidth di router. EIGRP router yang mendukung secara otomatis akan mendistribusikan informasi rute ke tetangga IGRP dengan mengubah metrik EIGRP 32 bit ke 24 bit IGRP metrik. 3. Routing Information Protocol Routing Information ProtocolRIP adalah routing protocol yang paling sederhana yang termasuk jenis distance vector[24]. RIP menggunakan jumlah lompatan hop count sebagaimetric dengan 15 hop tabel route RIP ini akan diupdatesetiap 30 detik danadministrative distanceuntuk RIP adalah 120. Ada tiga versi dari InformasiRouting ProtocolRIPv1, RIPv2,danRIPng. 4. Transmission Control Protocol Transmission Control Protocol TCP adalah suatu protokol yang berada di lapisan transpor baik itu dalam tujuh lapis model referensi OSI atau model DARPA yang berorientasi sambungan connection-oriented dan dapat diandalkan reliable[25]. 5. Telecommunication network Telecommunication networkTelnet adalah sebuah protokol jaringan yang digunakan di koneksiInternet atau LAN [26].Telnetdikembangkan pada 1969 dan distandarisasi sebagai IETF STD 8, salah satu standar Internet pertama. Telnet memiliki beberapa keterbatasan yang dianggap sebagai risiko keamanan. 6. Domain Name System Domain Name SystemDNS, adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host maupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar distributed database di dalam jaringan komputer[27]. Sebagai contoh Internet. DNS menyediakan alamat IP untuk setiap nama host dan mendata setiap server transmisi surat Mail Exchange Server yang menerima surat elektronik email untuk setiapdomain. 7. Cisco Discovery protocol Cisco Discovery protocolCDP merupakan Protocol Cisco Propietary yang bekerja pada layer 2, yang bisa bekerja pada device produksi Cisco[28]. CDP digunakan untuk melihat informasi terbatas atas network device lain yang terkoneksi dengandevicedijalankan CDP. 8. Internet Control Message Protocol Internet Control Message ProtocolICMP adalah salah satu protokol inti dari keluarga protokol internet[29]. ICMP digunakan oleh sistem operasi komputer jaringan untuk mengirim pesan kesalahan yang menyatakan, sebagai contoh, bahwa komputer tujuan tidak bisa dijangkau. 9. User Datagram Protocol User Datagram ProtocolUDP, adalah salah satu protokol lapisan transpor TCP/IP yang mendukung komunikasi yang tidak andal unreliable dan koneksi connectionless antarahost-hostdalam jaringan yang menggunakan TCP/IP[30]. Shortest Path First Open Shortest Path FirstOSPF adalah sebuah routing protokol standar terbuka yang telah diimplementasikan oleh sejumlah besar vendor jaringan[31]. File Transfer Protocol Trivial File Transfer Protocol TFTP adalah sebuah protokol perpindahan berkas yang sangat sederhana yang didefinisikan pada tahun 1980. TFTP memiliki fungsionalitas dasar dari protokolFile Transfer ProtocolFTP [32]. Shell Secure Shell SSH adalah protokol jaringan yang memungkinkan pertukaran data melalui saluran aman antara dua perangkat jaringan[33]. SSH banyak digunakan pada sistem berbasis Linux dan Unix untuk mengakses akun shell. SSH dirancang sebagai pengganti Telnet dan shell remote tak aman lainnya, yang mengirim informasi, terutama kata sandi, dalam bentuk teks sederhana yang membuatnya mudah untuk dicegat. Enkripsi yang digunakan oleh SSH menyediakan kerahasiaan dan integritas data melalui jaringan yang tidak aman sepertiinternet. Trunking Protocol VLAN Trunking Protocol VTP adalah pesan protokol yang menggunakan lapisan 2 frame trunkuntuk mengelola penambahan, penghapusan, dan penamaan kembali dari VLAN pada satu domain[34]. Transfer Protocol Hypertext Transfer Protocol HTTP adalah sebuah protokol jaringan lapisan aplikasi yang digunakan untuk sistem informasi terdistribusi, kolaboratif, dan menggunakanhipermedia[35]. BAB III PERANCANGAN PENELITIAN DATA AWAL PENELITIAN Data awal yang digunakan untuk perbandingan pada tugas akhir ini adalah data yang diambil dari salah satu operator internet di DNICT Dili, Timor Leste. Data ini juga merupakan data keseluruhan dari penelitian. Data ini didapat dengan metode obsevasi dan wawancara secara langsung. IP Addressing Internet Protocol Addressing atau pengalamatan IP yang bahasa awamnya bisa disebut dengan kode pengenal komputer pada jaringan merupakan komponen vital pada internet. Istilah-istilah IP Addressing yang digunakan pada jaringan internet di DNICT antara lainIP Address, Subnet Mask, Gateway, DNSDomain Name Server, Host Address, Network Address, IP Broadcast, Host Name, dan VLAN Virtual Local Area Network. Pada tugas akhir ini penulis mengambil data dengansoftware packet tracer. Deviceyang ada di DNICT dan yang ada padapacket tracerdapat dilihat pada Tabel Tabel Device yang terdapat padapacket tracerdan di DNICT ArsiterkturNacional Connectivity Project Arsitektur High level merupakan jaringan aktual di DNICT. Jaringan ini menghubungkan koneksi antar beberapa distrik yang berada dalam area NCP. Arsitektur jaringan aktual dapat dilihat pada Gambar Gambar ArsitekrurHigh Level Virtual Local Area Networks Virtual Local Area Networks merupakan jaringan lokal di setiap distrik dan di setiap area yang berada dalam koneksi NCP koneksi antar VLAN di hubungkan dengan Access Point jika koneksi tersebut berada dalam satu area yang berdekatan. Arsitektur jaringan VLAN dapat dilihat pada Gambar S ERI AL ETHE RN ET Gambar Phase 2 – VLANs Firewall DMZ Firewall DMZ Demilitarized Zone adalah jaringan security boundary yang terletak di antara suatu jaringan corporate/private LAN dan jaringan public Internet. Firewall DMZ ini harus dibuat jika perlu membuat segmentasi jaringan untuk meletakkan server yang bisa diakses public dengan aman tanpa harus bisa mengganggu keamanan system jaringan LAN di jaringan private. Perimeter DMZ network dirancang untuk melindungiserverpada jaringan LANcorporate dari seranganhackersdariinternet. DMZ dapat dilihat pada Gambar 1. Manajemen akses Manajemen akses merupakan aplikasi yang digunakan untuk melakukan proses manajemen pemakaian pada jaringan yang berfungsi untuk mendokumentasi semua aktifitas pengunaan atau akses jaringan. 1. Management VLANs/IPs for Core Network Equipment a Cisco 6509 – VLAN 1420 – telnet b Firewall ASA Internet Active - VLAN 1420 - ssh & https c Firewall ASA Internet Standby - VLAN 1420 - ssh & https d Firewall ASA DMZ Active - VLAN 1420 - ssh & https e Firewall ASA DMZ Standby - VLAN 1420 - ssh & https f Catalyst 3750X Stack - VLAN 1420 - telnet g Cisco 7200-16E1 – VLAN 1410 – only accessible from Cisco 6509 telnet h Cisco 1921 Internet – telnet Tabel sampai dengan menunjukkan data atau informasi manajemen akses di DNICT Dili. Perancangan Jaringan Jaringan awal yang digunakan di DNICT adalah jaringan internetdengan topologi star. Dalam topologi star, semua kabel dihubungkan dari komputer-komputer ke lokasi pusat central location dan semuanya terhubung ke suatu alat yang dinamakanhub. Topologi star digunakan dalam jaringan yang padat, ketika endpointdapat dicapai langsung dari lokasi pusat, kebutuhan untuk perluasan jaringan, dan membutuhkan kehandalan yang tinggi. Topologi ini merupakan susunan yang menggunakan lebih banyak kabel daripada bus dan karena semua komputer dan perangkat terhubung kecentral point. Jadi bila ada salah satu komputer atau perangkat yang mengalami kerusakan maka tidak akan mempengaruhi yang lainnya jaringan. Desain atau topologi star yang diterapkan di DNICT dapat dilihat pada Gambar Gambar Topologi Star di DNICT Topologi starpada gambar adalah topologi atau jaringan fisik yang sedang berjalan di DNICT Dili. Informasi Jaringan VLAN di DNICT. Informasi jaringan VLAN ini diambil dari hasil pengamatan pada saat koneksi berlangsung. Dari informasi ini koneksi bisa dilihat langsung jika ada jalur yang tidak terkoneksi. Infomasi VLAN di DNICT dapat dilihat pada lampiran 3a. Perancangan Jaringan VLAN Pada penulisan tugas akhir ini penulis merancang sebuah jaringan VLAN dengan topologi hybrid. Topologi ini adalah gabungan dari beberapa topologi jaringan menjadi satu jaringan. Topologihybriddapat dilihat pada Gambar Gambar Jaringan Kongfigurasi VLAN Perencanaan Pengambilan Data Data yang diambil adalah data penelitian di DNICT Dili. Pada tugas akhir ini, dapat mengambil data dengan beberapa metode antara lain a Metode observasi atau pengamatan langsung. Metode ini langsung mengadakan observasi atau penelitian pada salah satu operator jaringan komputer di DNICT Dili, Timor Leste. Dalam observasi ini peneliti memperoleh data maupun informasi tentang topologi jaringan maupun akses data pada jaringaninternet. b Interviewatau Wawancara Metode interviewatau wawancara ini dilakukan untuk mengumpulkan data dengan mengatakan secara langsung kepada informan atau responden dengan mendasarkan diri pada laporan tentang diri sendiri self report, atau setidak-tidaknya pada pengetahuan dan atau keyakinan pribadi. Dalam hal ini mengadakan wawancara dengan setiap kayarawan DNICT, sehingga lebih leluasa menanyakan sesuatu yang berkaitan dengan obyek yang ditiliti. Obyek yang diteliti pada penelitian ini adalah data yang berkaitan tentang kongfigurasiswitchpada jaringan VLAN dan topologi jaringan yang ada di DNICT. c Studi Pustaka Studi pustaka merupakan salah satu metode yang penulis gunakan untuk mendapat referensi yaitu dengan informasi yang diperoleh memalui membaca, mencatat secara sistematis fenomena-fenomena yang dibaca dari sumber tertentu. Penulis melengkapi dengan membaca dan mempelajari buku-buku serta referensi yang relevan dengan masalah yang dibahas. Yang menjadi topik atau acuan dalam mendapatkan referensi ini adalah tentang jaringaninternet, topologi jaringan serta kongfigurasi jaringan. Metode pembandingan data Dalam penulisan tugas akhir ini membandingkan data yang diperoleh dari penelitian dengan data eksperimen atau data dari perancangan jaringan VLAN. Data dari penelitian adalah informasi jaringan internet, topologi star dan konfigurasi jaringan yang ada di DNICT. Data eskperimen adalah data yang diperoleh dari hasil perancangan jaringan VLAN dengan topologi hybrid. Kedua sumber data ini akan dibandingkan untuk mendapatkan hasil dalam penulisan tugas akhir ini. Metode analisis data Menganalisis data sebenarnya yang diutamakan adalah mengorganisasi data, namun dalam penelitian ini yang tepenting adalah mengintepretasikan data. Berdasarkan pengolahan data yang telah melalui data fisik maupun non fisik akan dilakukan intepretasi sehingga mampu merangkai data-data yang terkumpul secara keseluruhan. Proses analisis merupakan usaha untuk menemukan jawaban atas pertanyaan, perihal dan rumusan-rumusan yang diperoleh dalam penelitian. Proses analisis data dalam penelitian ini terdapat beberapa tahap, yang pertama dilakukan dengan membaca data-data, tabel-tabel atau angka-angka yang diperoeh dari laporan mingguan tentang jaringan dari setiap jaringan VLAN. Data yang di analisis dalam tugas akhir ini adalah data hasil penelitian dengan data hasil eksperimen. Data dari penelitian adalah data jaringan internet, topologi star, konfigurasi jaringan dan informasi jaringan VLAN. Data dari perancangan adalah topologihybridserta data-data yang diperoleh dari hasil semulasi denganpacket tracer. Kualitas link dapat diketahui jika data yang dikirim melalui satu titik ke titik lain seharusnya sama dengan data yang diterima. Data yang dikirim secara utuh sampai ketempat tujuan maka koneksi tersebut tidak terdapaterror. Data yang diambil dalam tugas akhir ini denganpacket tracer antara lain 1 Troughputatau kecepatan data Troughput atau kecepatan data dalam jaringan ini adalah jumlah data dalam bit yang melewati medium dalam satu detik. Umumnya dituliskan dalam bit per detik bit per second dan disimbolkanbit/s. 2 Delay Delay didefinisikan sebagai total waktu tunda suatu paket yang diakibatkan oleh proses transmisi dari satu titik ke titik lain yang menjadi dalam jaringan ini dapat digolongkan seperti delay processing, delay packetization, delay serialization,dandelay network. BAB IV PEMBAHASAN HASIL SIMULASI Data topologi stardi DNICT Data topologistardiambil dari salah satu operator jaringaninternetdi DNICT Dili. Data yang di ambil dari topologistarantara lain 1. Data paket Data paket adalah data yang dikirim melalui frame link antar PC maupun antar VLAN yang terdapat dalam koneksiinternetdi DNICT Dili. 2. Data trafik Data yang didapat dengan melalui monitor dari serverkeend user di setiap departemen yang ada di DNICT Dili. Data ini juga diambil dari beberapa departemen yang terkoneksi
PENDAHULUAN Pengertian serta Konsep Dasar Inter-Vlan Routing Halloo semuanya!! Salam Sobat Networkers, bertemu lagi dengan saya di blog ini tentunya... Oke pada pertemuan kita kali ini saya akan melanjutkan Blog saya sebelumnya tentang Konsep dasar Vlan, Sebelumnya kita telah membuat dua Vlan yang berbeda namun antar-Host yang berbeda Vlan masih belum bisa terhubung. Maka dari itu kita membutuh kan sebuah router untuk menghubungkan dua Vlan yang berbeda tersebut. Dimana kita tahu bahwa fungsi utama sebuah router adalah untuk menghubungkan Network yang berbeda. TUJUAN Untuk tujuan Pembelajaran kita kali ini adalah Mengerti dan paham mengenai tentang konsep Inter-Vlan Routing Mampu melakukan konfigurasi Inter-Vlan Routing Diharap kalian bisa melakukan Troubleshooting di kala terjadi masalah Langsung masuk saja ke tutorialnya. kita harus sudah membuat topologi dengan dua Buah Vlan, Sekarang kita hanya butuh sebuah Router yang nantinya akan kita hubungkan ke salah satu switch yang ada. Baca juga Pengertian Konsep Dasar Vlan Serta Konfigurasinya STEP BY STEP 1. Trunking Switch Kita akan men-Trunking interface pada Switch yang terhubung ke Router. di sini saya menggunkan interface Fa0/20. Trunking disini bertujuan agar antar Swtich dan router bisa Saling biasa untuk Trunk kalian bisa gunakan Command di bawah Pada mode Gobal Configuration. Switchconfiginterface fa0/20 Switchconfig-ifswitchport mode trunk 2. Inter-Vlan Routing Masuk ke step Routing, kalo ngomongin Routing sudah pasti kita akan berhubungan dengan yang namanya Router. Pada konfigurasi Inter-Vlan Routing ini kita akan membuat sub-interface pada Router yang terhubung ke Switch. Dimana Problematika kita adalah kita pastinya mengetahui bahwasanya pada satu port di Router kita biasa memberikan satu Gateway saja pada port tersebut. di sini fungsi Sub-interface, jadi pada satu port tersebut kita bisa memberikan dua Gateway sekaligus dimana kedua Gateway tersebut adalah milik kedua Vlan yang sebelumnya dibuat. Untuk mengkonfigurasi kita gunakan Command berikut Jangan lupa masuk dulu ke Global Configuration Routerconfigint gig0/ Sub-interface gunakan .10 di akhir nama interface Routerconfig-subifencapsulation dot1q 10 Gunakan command ini masukan Vlan Id di akhir Routerconfig-subifip address berikan Gateway sesuai Vlan Routerconfig-subifex Routerconfigint gig0/ Routerconfig-subifencapsulation dot1q 20 Routerconfig-subifip address Routerconfig-subifex Routerconfigint gig0/0 Routerconfig-ifno sh Jangan lupa di no shutdown ya.. untuk menghidupkan interface nya Sekarang kita bisa melihat ip yang kita beri ke interface tadi di tabel, gunakan command ini Routerconfigdo show ip int brief Jika status nya sudah UP dan ip address nya sesuai dengan gateway pada vlan konfigurasi pada Router kali ini sudah selesai, dan kita bisa berlanjut ke step selanjutnya. 3. Masukan Gateway pada Setiap Host Di atas kita sudah melakuka beberapa konfigurasi, sekarang yang harus kita lakukan adalah konfigurasi gateway pada setiap Host yang ada pada Vlan 10 dan Vlan 20. Masukan Gateway sesuai dengan Ip Gateway yang sudah kita konfigurasi pada Router. Lebih jelas nya perhatikan Gambar Berikut 4. Test PING Oke Sobat ini adalah step yang terakhir setelah kita melakukan konfigurasi diatas sekarang yang kita harus lakukan adalah mengetes PING agar kita tahu apakah pada setiap Host pada Kedua Vlan yang berbeda tersebut sudah bisa terhubung atau belum. Ping 1 Vlan 10 to Vlan 20 Ping 2 Vlan 20 to Vlan 10 Jika sudah Ping tadi berhasil maka Konfigurasi kita telah berhasil dan sudah selesai. Baca Juga Cara Konfigurasi Switch Cisco MLS Vlan, IP Static, dan IP DHCP KESIMPULAN Nah Sobat di atas kita baru saja memahami serta mempraktekan Kosep dasar Inter-Vlan Routing. Jadi kesimpulannya sobat kita sudah tau bagaimana antar Vlan yang berbeda bisa kita hubungkan, tentunya dengan bantuan sebuah Router. Saya harap dengan Tutorial Blog saya tentang konsep dasar Vlan maupun Inter-Vlan Routing ini bisa menjadi bekal Sobat untuk Lanjut ke level selanjutnya, dengan kalian mampu memahami konsep dasar yang baik sobat mungkin bisa lebih mudah melakukan Troubleshooting. Karena kita Belajar pasti harus mulai dari bawah atau basic nya dulu sobat. Oke sobat saatnya saya Pamit dulu nih... Jika sobat merasa artikel ini sangat membantu dan bermanfaat sobat jangan lupa di share juga ya artikel saya. agar kita dapat sama-sama belajar dan sharing ilmu ya. Salam sobat Networkers
VLAN atau Virtual LAN adalah sebuah model jaringan yang membagi beberapa jaringan secara logikal kedalam beberapa jalur yang berbeda tapi tetap lewat perangkat penghubung yang sama. VLAN memungkinkan beberapa jaringan IP dan jaringan-jaringan kecil subnet berada dalam jaringan switch yang sama. Agar komputer bisa berkomunikasi pada VLAN yang sama, setiap komputer harus memiliki sebuah alamat IP dan subnet mask yang sesuai dengan VLAN tersebut. Virtual LAN VLAN memberikan suatu metoda yang sangat flexible untuk memanage segment-2 jaringan menggunakan Switch LAN. Jika menggunakan VLAN dalam jaringan-jaringan yang mempunyai switch yang saling terhubung, VLAN trunking antar switch diperlukan. VLAN memberikan suatu flexibilitas managemen dalam membuat Virtual LAN terpisah menjadi segment-segment atau subnet-subnet yang bisa digunakan untuk mendefinisikan lokasi terpisah atau jaringan-jaringan departemen. Penggunaan Virtual LAN dalam suatu jaringan LAN adalah bersifat opsional dan biasanya dipengaruhi oleh kebutuhan tertentu yang khusus seperti misalnya alasan keamanan dan pemisahan departemen. Prinsip utama dari teknologi VLAN adalah mengisolasi traffik di lapis data link tanpa membatasi batasan pada port fisiknya. Pada gambar diatas merupakan memiliki satu jaringan yang sama, akan tetapi dengan konsep VLAN terbagi menjadi 2 group, sehingga ketika ada broadcast domain pada salah satu group tidak akan mempengaruhi group yang lainnya. Mengapa menggunakan VLAN? Sebuah PC akan mengirimkan broadcast di saat-saat tertentu misalnya pada saat PC tersebut baru baru terhubung ke LAN, mengirim semacam paket ke semua PC agar PC-PC yang lain tahu ada PC baru yang terhubung. Yup, semakin banyak komputer dalam sebuah jaringan, maka akan semakin banyak juga broadcast traffic yang terjadi di dalam jaringan, dalam hal ini bisa disebut broadcast domain. Tentu hal tersebut akan memakan banyak bandwidth yang akan berpengaruh pada performa jaringan. Untuk mengatasi hal tersebut, tentunya dengan memisahkan sebuah broadcast domain yang besar tersebut ke beberapa broadcast domain yang lebih kecil. contoh nyata misalnya jika sebuah switch menghubungkan 100 PC dalam satu LAN, pada saat terjadi broadcast tentunya tiap PC akan mengirim paket ke 99 PC lainya, dan bisa saja beberapa PC mengirim broadcast di waktu yang bersamaan, tentunya akan menguras banyak sekali bandwidth. Maka dari itu perlu di bagi menjadi beberapa VLAN, misal nya 5 VLAN. Jadi masing-masing VLAN hanya terdiri dari 20 PC. Broadcast ke 19 PC Vs. broadcast ke 99 PC, anda pasti tahu bedanya. VLAN Frame Format VLAN frame diidentifikasikan menggunakan penambahan tag header pada frame ethernet, pada gambar untagged frame di frame ethernet belum ada penambahan header, jadi fungsi tag header ini adalah untuk mengasosiasikan antara VLAN satu dengan VLAN yang lainnya. Tag header ini terdiri dari Tag Protocol Identifier TPID dan Tag Control Information TCI. Contoh dari TPID adalah IEEE dengan nilai 0x8100, sementara TCI mengandung tipe dari format tag. Sementara Priority Code Point PCP digunakan untuk mengklasifikasikan trafik yang digunakan berdasarkan prioritas seperti voice, video, data dan lain-lain. Sementara istilah Drop Eligibility Indicator DEI representasi dari nilai single bit untuk menentukan apakah sebuah trafik layak atau tidaknya untuk masuk ke dalam jairngan untuk mencegah terjadnya kongesti. Fungsi VLAN VLAN memberikan sebuah metode untuk membagi satu fisik network ke banyak broadcast domain. Broadcast domain ini biasanya sama dengan batas IP subnet, tiap subnet mempunyai satu VLAN. VLAN membolehkan banyak virtual LAN berdampingan dalam sebuah fisik LAN switch. Jadi, semisal ada dua mesin yang terhubung dalam sebuah switch, keduanya tidak dapat mengirim ethernet frame ke mesin lain meski dalam satu kabel yang sama. Jenis Port VLAN Pada umumnya port pada vlan dibagi menjadi 2 bagian, yaitu access link dan trunk link. Link akses biasanya digunakan antara switch dengan host. Sementara link trunk digunakan antar VLAN, dengan adanya konsep trunk maka jalur link yang digunakan tidak sebanyak jalur fisik pada link akses, satu jalur trunk cukup untuk melewati paket antar berbagai VLAN id di link akses. Ada satu jenis port VLAN selain access dan trunk yaitu jenis port hybrid. Port ini biasanya menggunakan istilah tagged atau untagged, sistem ini untuk mendukung operasi dan melayani pengaturan switch managable untuk semua interfaces port yang ada. Port yang dimaksud adalah access port untagged dan trunk port tagged Jenis-jenis VLAN Default VLAN, adalah VLAN yang sudah ada sejak pertama kali switch dihidupkan. sebelum dikonfigurasi, semua port yang ada pada switch akan tergabung ke dalam default VLAN dan dapat tergabung pada masing-masing VLAN. Pada Cisco, default VLAN adalah VLAN 1. Data VLAN, adalah VLAN yang hanya mengatur trafik data pada VLAN. Native VLAN, adalah VLAN yang dikembalikan ke suatu port apabila tidak dalam bentuk trunking dan untagged. Voice VLAN, adalah VLAN yang mendukung VoIP dan dikhususkan untuk komunikasi data suara pada VLAN. Management VLAN, adalah VLAN yang di konfigurasi untuk management switch. Membership VLAN terbagi menjadi lima, yaitu Port based Dengan melakukan konfigurasi pada port dan memasukkannya pada kelompok VLAN sendiri. Apabila port tersebut akan dihubungkan dengan beberapa VLAN maka port tersebut harus berubah fungsi menjadi port trunk VTP. MAC based Membership atau pengelompokan pada jenis ini didasarkan pada MAC Address. Tiap switch memiliki tabel MAC Address tiap komputer beserta kelompok VLAN tempat komputer itu berada. Protocol based Karena VLAN bekerja pada layer 2 OSI maka penggunaan protokol IP dan IP Extended sebagai dasar VLAN dapat dilakukan. IP Subnet Address based Selaij bekerja pada layer 2, VLAN dapat bekerja pada layer 3, sehingga alamat subnet dapat digunakan sebagai dasar VLAN. Authentication based Device atau komputer bisa diletakkan secara otomatis di dalam jaringan VLAN yang didasarkan pada autentifikasi user atau komputer menggunakan protokol Keuntungan VLAN Security, tiap data yang bersifat sensitive akan terpisah dari jaringan yang ada, sehingga akan mengurangi pelanggaran akses ke informasi rahasia dan penting. Cost Reduction, dapat menghemat biaya karena tidak diperlukannya biaya yang mahal untuk upgrade jaringan dan efisiensi penggunaan bandwidth dan uplink yang tersedia. Higher Performance, dapat mengurangi trafik yang diperlukan pada jaringan dan meningkatkan performa karena membagi jaringan layer 2 menjadi beberapa worksgroup secara logik. Broadcast Storm Mitigation, dapat mengurangi jumlah peralatan yang berpartisipasi dalam broadcast. Improved IT Staff Efficiency, dapat memudahkan pengelolaan jaringan karena user dengan kebutuhan jaringan yang sama akan berbagi VLAN yang sama. Simpler Project or Application Management, memudahkan pengelolaan sebuah project atau bekerja karena memiliki fungsi-fungsi terpisah. VLAN Routing Salah satu kelemahan dari VLAN adalah tidak mampu meneruskan paket dari satu VLAN id ke VLAN id yang lain, tujuannya memang untuk mengurangi broadcast domain yang terjadi pada jaringan. Untuk mengatasi permasahan tersebut adalah menggunakan konsep VLAN routing yang membutuhkan bantuan router untuk meneruskan paket dari VLAN satu ke VLAn yang lainnya. Konsep yang digunakan antar switch dan router menggunakan trunking port dengan enkapsulasi menggunakan Perbedaan LAN dan VLAN LAN adalah singkatan dari Local Area Network adalah sekelompok perangkat jaringan yang memungkinkan komunikasi antara perangkat yang terhubung. Di sisi lain VLAN adalah singkatan dari Virtual Local Area Network yang digunakan untuk meningkatkan kinerja LAN Local Area Networks. Perbedaan utama antara LAN Local Area Network dan VLAN Virtual Local Area Network adalah bahwa LAN bekerja pada domain broadcast tunggal di sisi lain VLAN bekerja pada beberapa domain broadcast, Pada jaringan LAN paket dikirim kepada seluruh jaringan yang sama, sementara pada VLAN paket dikirimkan pada ke setiap perangkat pada domain jaringan broadcast tertentu. Ref [1] [2][3]
dua buah switch yang saling berhubungan antar vlan disebut